written english vs spoken english

Written English dan spoken English sudah sangat familiar sekali dalam pembelajaran bahasa Inggris. Written ini secara gramatikal adalah past participle dari kata written yang memiliki arti menulis. Kata ini kemudian berubah menjadi pasif sehingga menjadi kata written yang memiliki arti tertulis.

Written English memiliki arti bahasa Inggris yang tertulis. Sementara itu spoken adalah bentuk past participle dari kata speak yang artinya berbicara. Kemudian kata tersebut menjadi pasif dan berbentuk spoken. Ini berarti spoken English adalah bahasa Inggris yang diucapkan. Inilah perbedaan dasar antara written English dan spoken English.

(Materi lain: WH Question Melancarkan Presentasi)

a. Makna Written English

Perbedaan written English dan spoken English sudah sedikit dijelaskan pada bagian perkenalan tadi. Written English merupakan bahasa Inggris yang dipakai dalam bentuk tulisan atau tertulis. Akan sangat mudah menemukan written English dalam majalah, surat kabar, makalah, karya ilmiah, dan lain – lain. Written English ini mempunyai dan mengandung pesan jelas bagi pembacanya. Dalam hal inilah written English ini memiliki peran masing – masing.

Written English memiliki pilihan kata dan tata bahasa yang sangat sesuai sehingga pesan itu akan disampaikan dan dimengerti dengan baik bagi para pembacanya. Tentu saja hal ini akan mengaduk – aduk perasaan dari pembaca written English tersebut. Maksud, pesan, dan ekspresi dituliskan dalam sebuah surat, karya ilmiah, atau pun bentuk written English yang lain.

Written English dan spoken English memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Perbedaan ini adalah struktur tulisan. Written English memiliki struktur tulisan yang sistematis dan rapi yang terdiri pembuka, isi tulisan, dan juga penutup. Sementara itu, dalam spoken English susuan dan strukturnya tak begitu rapi. Cenderung lebih singkat tetapi berharap lawan bicara paham dengan pesan yang ada di dalam spoken English. Secara gramatikal, pemilihan grammar dan kata sangat jelas dan detail.

Contoh kalimatnya adalah sebagai berikut;

  • I have a blue book. It is a notebook to write my agenda and activities. It is a small book with a square shape. I bought it yesterday in a bookstore near my house. It is my favorite book because it looks simple and nice. I love writing all my agenda in that book.

b. Makna Spoken English

Di dalam bahasa Inggris, kurang lengkap tanpa membahas spoken English. Spoken English adalah bahasa Inggris oral yang didengar dan dipakai untuk percakapan dengan orang lain. Misalnya saat Anda bertemu teman di toko buku atau berpapasan dengan tetangga di jalan. Anda akan menyapanya dan bercakap – cakap sebentar dengannya. Dalam kasus ini, pemakaian spoken English lebih direkomendasikan. Anda tak perlu memakai struktur kalimat di dalam written English. Yang terpenting adalah pembicara dan lawan bicara paham dengan ucapan dan obrolan kita.

Penggunaan spoken English juga bisa membuat Anda mampu mengidentifikasi aksen bahasa Inggris yang digunakan seperti aksen British, American, Australian, Indonesian, dan lain sebagainya. Logat atau aksen ini sangat berkaitan erat dalam percakapan bahasa Inggris. Spoken English cenderung kurang formal dibandingkan written English sehingga beberapa kata slang atau idiom seringkali disisipkan di dalamnya. Terkadang bahkan tak ada verb ataupun subjek di dalam kalimatnya.

Contoh Kalimat Spoken English

Written English :He ate his lunch quickly

Spoken English : The rabbit ran away quick

Written English : That bracelet is really nice

Spoken English : It is real expensive

Bagaimana? sudah paham kan tentang Written English dan Spoken English? Dari kedua bagian tersebut bisa jadi kamu memiliki kecenderungan ke salah satunya. Tapi kamu tetap harus memahami keduanya, apalagi jika kamu bisa menguasai keduanya akan membuat kemampuan bahasa inggris yang kamu miliki jadi OKE BANGET. Semoga bermanfaat !!!

Baca juga: Belajar di LC itu HAPPY Pakek Banget !!!