Pengertian Verb Jenis dan Contoh

Verb adalah salah satu komponen part of speech yang paling utama, karena posisinya yang sering (hampir selalu, bahkan) menjadi predikat. Tapi sebenarnya, seberapa penting sih keberadaan verb untuk sebuah kalimat? Apa pengertian verb, jenis, dan contohnya? Kalau mau tahu selengkapnya, tetap stay tuned bersama Kampung Inggris Pare!

Pengertian Verb dalam Bahasa Inggris

Menurut kamus Merriem-Webster, pengertian verb merujuk pada kata yang menunjukkan sebuah aksi, perilaku, atau pun peristiwa yang dialami subject. Dalam susunan part of speech, verb biasanya terletak tepat di belakang noun/pronoun yang jadi subject.

Dalam bahasa Indonesia, pengertian verb singkatnya adalah “kata kerja”. Selengkapnya mengenai jenis-jenis verb akan dibahas di subbab selanjutnya.

Jenis-Jenis Verb

Sebenarnya kalau diuraikan semuanya, ada sepuluh lebih jenis verb dalam part of speech. Akan tetapi supaya lebih mudah dipahami, Kampung Inggris hanya akan menguraikan enam jenis verb pokok yang harus kamu kuasai.

Keenam verb tersebut adalah regular/irregular, action/stative, transitive/intransitive, linking, auxiliary, dan finite/non-finite.

Regular/Irregular Verb

Regular dan irregular verb adalah dua jenis verb yang berbeda dari segi bentuknya, terutama saat bertransformasi menjadi bentuk-bentuk tenses.

Regular verb adalah verb normal yang saat berubah menjadi verb-2 dan verb-3 sama-sama diakhiri dengan –ed.

Contoh Regular Verb

Verb 1

(basic form)

Verb 2

(past tense)

Verb 3

(past participle)

AdoreAdoredAdored
AgreeAgreedAgreed
ArriveArrivedArrived
BelieveBelievedBelieved
BorrowBorrowedBorrowed
CleanCleanedCleaned
CloseClosedClosed
CopyCopiedCopied
DanceDancedDanced
EarnEarnedEarned
ExplainExplainedExplained
FinishFinishedFinished
FollowFollowedFollowed
HappenHappenedHappened
HateHatedHated
InviteInvitedInvited
JumpJumpedJumped
LaughLaughedLaughed
OpenOpenedOpened
PaintPaintedPainted
StayStayedStayed

Sebaliknya, irregular verb adalah verb yang hampir selalu mengalami perubahan saat menjadi verb-2 dan verb-3.

Contoh Irregular Verb

Verb 1

(basic form)

Verb 2

(past tense)

Verb 3

(past participle)

BecomeBecameBecome
BeginBeganBegun
BleedBledBled
BreakBrokeBroken
BuildBuiltBuilt
CastCastCast
CatchCaughtCaught
ChooseChoseChosen
CostCostCost
DoDidDone
DrawDrewDrown
EatAteEaten
FallFellFallen
ForgiveForgaveForgiven
GetGotGotten
GoWentGone
KeepKeptKept
RideRodeRidden
SeeSawSeen
ShowShowedShown
TakeTookTaken

Action/Stative Verb

Jenis verb selanjutnya yang akan dibahas adalah active dan stative verb. Jika regular/irregular verb berbeda dari segi bentuk, action/stative verb berbeda dari segi sifat katanya.

Action verb adalah kata kerja yang benar-benar dikerjakan secara fisik oleh subjectnya. Jenis verb seperti inilah yang bisa kita sebut sebagai “kata kerja yang sebenarnya”.

Sementara itu, stative verb adalah kata kerja yang tidak benar-benar dilakukan secara fisik. Melainkan dilakukan oleh anggota tubuh yang lain, misalnya pikiran dan perasaan.

Contoh Action dan Stative Verb

Action VerbStative Verb
RunThink
CryLove
TakeHate
GiveFeel
LookHave
BuildPrefer
JumpConsider
PullGuess
PushChallenge
StudyDespise
WalkAllow

Transitive/Intransitive Verb

Transitive verb adalah kata kerja yang tidak bisa sempurna/kurang makna apabila tidak diikuti dengan object. Misalnya dalam kalimat “I bring”, kalimat tersebut tidak bisa disebut sempurna karena “bring” membutuhkan object.

Contoh Transitive Verb

Transitive VerbSentence Example
BringShe brings her Grandma to the park nearby
GrabFelicia grabbed my hand right before I fell
EmpowerHe empowered people around him to fight poverty
StrengthenWe need to strengthen our financial strategy
PraiseI praise the performance a lot
TeachMrs. Burke teaches Math in our class
PushDon’t push her too hard!
 MeltMom is melting the cheese
SqueezeYou didn’t squeeze the lemon tightly
WrapPlease wrap the package as tidy as possible
ReduceWe have to reduce the plastic usage

 Sebaliknya intransitive verb adalah kata kerja yang makes sense meski pun tidak diikuti oleh object apa pun.

Contoh Intransitive Verb

Intransitive VerbSentence Example
DanceShe’s dancing
ExplodeThe nuclear tank explodes
JumpIf you jump, I jump
ListenJust go on, I’m listening
ThinkShe doesn’t think too much about it
RunHe’s running
StandI’m standing now
RushOur time is rushing
SighMy Mom sighed when she saw me did that again
TrembleMy hands are trembling right now
WorkThey’re working on a high-paced start-up

Linking Verb

Linking verb adalah kata kerja yang berfungsi untuk menghubungkan dua kata, frasa, atau kalimat yang berbeda. Tujuan penggunaan linking verb adalah untuk mempermudah variasi kalimat. Karena alih-alih berperan sebagai predikat, linking verb berperan sebagai penghubung antara subject dan predicate-nya.

Contoh Linking Verb

Linking Verb Examples
IsTurn
AmStand
AreRemain
BeSeem
BeingSmell
BeenLook
AppearTaste
BecomeStay
FeelProve
SoundAct
GrowFind

Contoh Kalimat dengan Linking Verb

Linking VerbSentence Examples
BeingShe’s being kind
AppearMost teenagers today didn’t appear happy
BecomeWe become strong because of the problems we faced
TurnMy father turns to be more considerate
StandPlease, stand still, stand strong even if you think you couldn’t
FeelI feel like crazy when he re-tweeted my comment
SoundIt sounds funny to me, really
GrowLet’s grow bigger and tougher this year!
RemainShe remains stubborn even if she has beaten twice
SeemYou seem to be more feeler than before

Auxiliary Verb

Auxiliary verb memiliki fungsi yang bisa dibilang sama dengan linking verb, yaitu untuk menghubungkan. Bedanya, auxiliary verb juga berfungsi untuk memperluas makna dari sebuah kalimat. Itulah alasannya mengapa auxiliary verb juga disebut sebagai helping verb.

Ada empat jenis auxiliary verb, yaitu have, do, be, dan modals.

HaveDoBeModals
HasDoIsCanHave to
HaveDoesAmCouldShall
HadDidAreMayShould
WasMightOught to
WereMustNeed to

Finite/Non-Finite Verb

Last but not least, finite dan non-finite verb adalah kata kerja yang dibedakan berdasarkan fleksibilitasnya dalam sebuah kalimat.

Finite  verb adalah kata kerja yang mengalami perubahan bentuk saat ada perubahan number, subject, dan tenses. Bisa dibilang, finite verb adalah verb pada umumnya, yang bisa berubah-ubah.

Sebaliknya non-finite verb adalah kata kerja yang tidak bisa mengalami perubahan bentuk, tidak peduli apakah number, subject, atau tenses-nya berubah.

Dalam bahasa Inggris, ada tiga jenis non-finite verb, yaitu bare infinitive, gerund, dan participles.

Non-Finite VerbSentence Examples
Bare InfinitiveShe makes me believe in love again
He watched his wife writhe in pain
I could tell you many things about him
GerundI didn’t mind helping you if you need me
Sandra help her Mom cleaning the room
I prefer watching movies than going out
ParticiplePlease come over here!
Lock the door again every time you open it
Kill the mosquitoes with this electric racket

 

Itulah penjelasan lengkap mengenai pengertian verb, jenis, dan contohnya. Kalau kamu ingin belajar lebih lanjut mengenai anggota part of speech yang lain, kamu bisa langsung klik di materi berikut: Apa Itu Part of Speech?

Atau…ingin berhenti belajar otodidak dan langsung ketemu ahli bahasa Inggris? Kamu bisa langsung ke Kampung Inggris Pare, yang ada di Kediri! Di sini, ada banyak teacher bahasa Inggris yang masih muda, enerjik, dan tentunya sangat jago bahasa Inggris!

vote
Article Rating
Rekomendasi :  Adakah Cara Lain Mengatakan Want dalam Bahasa Inggris?