perbedaan rise dan raise

Rise dan raise, merupakan dua kata dalam bahasa Inggris yang seringkali membingungkan kita. Kedua kata tersebut memang memiliki arti yang tidak terlalu jauh berbeda, dan juga sama-sama berfungsi sebagai kata kerja. Namun, antara rise dan raise ternyata memiliki beberapa perbedaan yang perlu diperhatikan agar penggunaannya dalam kalimat pun menjadi tidak keliru. Apa saja perbedaan rise dan raise? Simak penjelasan berikut ini.

Perbedaan Rise dan Raise

Arti Rise dan Rise

Ada sedikit perbedaan arti antara rise dan raise. Rise dapat diartikan sebagai suatu perpindahan menuju ke atas (naik), atau bisa juga diartikan sebagai meningkat. Contoh kalimatnya misalnya:

  1. Everyday, the sun rises at the east. (Setiap hari, matahari terbit (naik) dari sebelah timur).
  2. My spirits rise whenever I think of my friends. (Semangatku menjadi meningkat tiap kali aku memikirkan teman-temanku).

Jika kamu telah memahami apa arti dari rise, maka kini waktunya untuk memahami arti dari raise. Sedikit berbeda dengan rise, raise memiliki makna “menaikkan ke posisi atau level yang lebih tinggi dari sebelumnya”. Perhatikan contoh berikut ini.

  1. Would all those who agree please raise their hands? (Bagi yang setuju, bisakah mengangkat tangan?)
  2. The government plan to raise taxes. (Pemerintah berencana untuk menaikkan pajak.)

Irregular dan Regular Verb

Sudahkah kalian tahu apa yang dimaksud dengan regular dan irregular verb? Regular verb merupakan kata kerja yang beraturan, yaitu, perubahan nya memiliki pola. Sedangkan irregular verb merupakan kata kerja yang tidak beraturan, atau tidak memiliki pola perubahan yang bisa diamati. Lihat contoh berikut:

Kata Dasar Present Past Participle
rise rise(s) rose risen
raise raise(s) raised raised

Dari tabel, dapat kita simpulkan bahwa rise merupakan kata kerja tak beraturan atau irregular verb, sedangkan raise merupakan kata kerja beraturan atau regular verb, dimana perubahan nya memiliki pola yaitu dengan penambahan “ed” di akhir kata.

Transitive dan Intransitive

Setelah mempelajari tentang perbedaan regular dan irregular verb pada kata raise dan rise, kini waktunya kita untuk mempelajari perbedaan rise dan raise yang ketiga. Pernahkah kalian mempelajari tentang kata kerja transitif dan intransitif? Kata kerja transitif merupakan kata kerja yang membutuhkan pelengkap. Sebaliknya, kata kerja intransitif merupakan kata kerja yang tidak membutuhkan pelengkap. Dalam hal ini, raise termasuk dalam golongan kata kerja transitif, sedangkan rise termasuk ke dalam kelompok kata kerja intransitif.

Jika melihat contoh yang telah diberikan sebelumnya, yaitu The government plan to raise taxes, kita dapat melihat dengan jelas bahwa subjek yang ada pada kalimat tersebut, yaitu the government (pemerintah) melakukan suatu action berupa kata kerja yaitu raise (menaikkan), namun kata kerja di sini membutuhkan pelengkap: apa yang dinaikkan? Sehingga taxes (pajak) di situ berfungsi sebagai pelengkap dari kata kerja raise.

Sedangkan pada contoh kalimat My spirits rise whenever I think of my friends, kata kerja rise (meningkat) tidak memerlukan pelengkap apapun. Sehingga jika kalimat dipenggal menjadi My spirits rise saja, kalimat tersebut tetap memiliki makan yang utuh.

Demikian penjelasan tentang perbedaan rise dan raise yang diharapkan bisa membuat pemahaman kamu tentang kedua kata ini semakin dalam, sehingga tidak lagi tertukar atau keliru ketika harus menggunakannya dalam kalimat. Jika dipelajari dengan lebih jeli, rise dan raise sebenarnya tak membingungkan, dan kesalahan penggunaan pun dapat diminimalisir. Semoga artikel ini bermanfaat.

Yuk baca juga materi lainnya guys: 5 Tips Jitu Untuk Meningkatkan Percaya Diri Berbicara Bahasa Inggris.