cardinal dan ordinal number

Angka, atau dalam bahasa Inggris disebut number berfungsi sebagai determiner. Jenis angka dibagi menjadi dua, yaitu cardinal dan ordinal. Tahukah kamu apa itu cardinal dan ordinal number? Jika belum, maka kamu sedang membaca artikel yang tepat karena di sini kita akan membahas lebih lanjut tentang pengertian cardinal dan ordinal number lengkap dengan contoh penggunaannya. Simak baik-baik informasi berikut ini.

Pengertian Cardinal dan Ordinal Number

Meskipun sama-sama berbentuk angka dan berfungsi sebagai determiner, namun cardinal dan ordinal number memiliki makna yang berbeda, sehingga penggunaannya pun tidak dapat disamakan. Mari kita bahas satu per satu.

  1. Cardinal Number

Cardinal number adalah angka yang digunakan untuk menyatakan jumlah (quantity) dari objek yang dibicarakan. Contoh dari cardinal number adalah angka satu (one), dua (two), tiga (three), empat (four) dan seterusnya.

  1. Ordinal Number

Sedikit berbeda dengan cardinal number, ordinal number adalah angka yang digunakan untuk menyatakan suatu urutan atau tahapan. Contohnya adalah pertama (first), kedua (second), ketiga (third), dan seterusnya.

Cara Penulisan dan Cara Membaca

Karena jenisnya berbeda, cardinal dan ordinal number tentunya memiliki cara penulisan dan pelafalan yang berbeda. Untuk Cardinal number, cara penulisan angka dan ejaannya biasa, yaitu 1 untuk one, 2 untuk two, 3, untuk three dan seterusnya. Untuk angka belasan, biasanya akan diakhiri dengan “teen” kecuali pada angka 11(eleven) dan 12 (twelve), misalnya 14 (fourteen), 16 (sixteen), dan 17 (seventeen). Untuk puluhan, biasanya akan diakhiri dengan “ty” misalnya 20 (twenty), 50 (fifty), 80 (eighty), dan lain sebagainya.

Sedangkan untuk ordinal number, penulisannya berbeda, yaitu 1­st (first) yang berarti pertama, 2nd (second) yang artinya kedua, 3rd (third) yang artinya ketiga, kemudian disusul dengan angka ordinal berakhiran –th seperti 4th  (fourth) yang artinya keempat, 5th (fifth) yang artinya kelima dan seterusnya.

Jadi, kesimpulannya adalah, pada ordinal number, ada empat macam akhiran yang digunakan, yaitu -st, -nd, -rd, dan -th. Perlu diingat bahwa akhiran -st, -nd, dan -rd, digunakan pada bilangan satuan. Sedangkan yang lainnya menggunakan akhiran -th. Namun, kamu perlu hati-hati ketika ingin mengucapkan angka ke-21. Bukan 21th dan dibaca twenty twoth, tapi yang benar adalah 21st dan dibaca twenty-first. Begitu pula dengan urutan ke-33 ditulis 33rd dibaca thirthy-third, dan seterusnya.

Contoh Penggunaan Cardinal dan Ordinal Number

Jika tadi kita telah belajar tentang pengertian cardinal dan ordinal number serta cara penulisan dan cara membacanya, sekarang mari kita lihat contoh penggunaannya agar kamu semakin paham tentang perbedaan keduanya dalam kalimat.

  1. You’ve got five bags and I’ve only got two.
  2. Four parcels came this morning, but only one was for Mark.
  3. I have two daughters and three sons.
  4. This is my first visit to New York.
  5. Is Brian her first or second child?
  6. My birthday is on  the  fourth of December.

Dari keenam contoh diatas, bisakah kalian membedakan mana yang termasuk cardinal number dan mana yang ordinal number? Kalimat nomor 1,2 dan 3 adalah contoh kalimat yang menggunakan cardinal number di dalamnya. Pada kalimat nomor 1, angka five dan two diunakan untuk menerangkan jumlah atau banyaknya tas.

Sedangkan sisanya, yaitu kalimat nomor 4,5,dan 6 menggunakan ordinal number di dalamnya. Misalnya, pada kalimat nomor 4, kamu bisa melihat penggunaan kata first untuk menjelaskan kedatangannya ke New York untuk kali pertama. Pada kalimat nomor 5, kata first dan second digunakan untuk merujuk pada urutan, yaitu anak pertama atau kedua. Sedangkan pada kalimat nomor 6, kata fourth digunakan untuk menunjukkan urutan tanggal dalam bulan Desember.

Setelah membaca penjelasan tentang pengertian cardinal dan ordinal number, perbedaan, serta contoh penggunaannya, apakah kini kamu sudah paham? Semoga penjelasan tentang cardinal dan ordinal number yang kami berikan membuat kamu tidak lagi bingung tentang penggunaan dan juga cara melafalkan kedua jenis angka tersebut. Karena, tidak cukup hanya memahami penggunaannya saja, kamu juga harus bisa melafalkannya dengan tepat ketika berbicara dengan menggunakan bahasa Inggris. Semoga artikel ini bermanfaat untuk memperdalam pemahaman bahasa Inggris kamu khususnya dalam hal numbers atau angka.

Yuk baca juga materi lainnya, salah satunya adalah Asyiknya E-Learning: Perbedaan I Used To dan I’m Used To.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •