subject complement

Kebanyakan pelajar mengeluh karena merasa menemukan istilah dalam Bahasa Inggris yang lumayan sulit untuk dipahami seperti subject complement. Padahal, sebenarnya istilah ini tidak sulit untuk dipahami, karena seharusnya kamu tidak menghafalnya. Bahasa Inggris akan mudah dipahami jika kamu menggunakan cara belajar yang tepat.

Kamu mungkin terlalu terpaku dengan teori yang ada hingga lupa bahwa sebenarnya dalam proses belajar bahasa itu yang terpenting adalah memahami dan mempraktikkan. Hal ini juga berlaku bagi kamu yang sekarang sedang belajar materi complement atau dalam Bahasa Indonesia disebut sebagai ‘pelengkap’.

Perlu kamu ketahui bahwa materi ini bagian dari complement yang ternyata terdiri dari beberapa bagian. Untuk memberi pemahaman dasar, subject complement merupakan subjek yang berupa adjective atau kata sifat, noun atau kata benda, dan juga pronoun atau kata ganti yang kemudian diikuti oleh linking verb.

Linking verb dapat diartikan sebagai kata kerja penghubung yang menghubungkan subject dengan pelengkap atau complement yang melengkapinya. Adanya linking verb membuat suatu kalimat membutuhkan kata benda dan bentuk kata sifat lainnya. Bentuk linking verb yang dimaksud ialah look, feel, taste, sound, dan bentuk lainnya.

Mengenal Bentuk dan Jenis Subject Complement

Dalam memahami jenis-jenis complement tentunya membutuhkan waktu yang sangat intensif. Tidak hanya itu, kamu juga harus selalu mempraktikkan pemahaman yang sudah didapatkan dengan cara membuat kalimat atau terus berlatih. Dalam proses membuat kalimat itu, kamu harus meciptakan rasa penasaran untuk diri sendiri, sehingga proses pembelajaran bisa terus berkembang dan meningkatkan kemampuanmu.

Namun, sebelumnya akan lebih baik jika kamu memahami jenis subject complement.  Pertama, ada yang namanya predicate adjective yang merupakan subject yang berperan sebagai pelaku untuk dihubungkan dengan adjective. Yang kedua ada yang namanya predicate noun yang berfungsi sebagai subject yang kemudian dihubungkan dengan noun atau kata benda. Ketiga, kamu akan mengenal yang namanya predicate pronoun yang berperan sebagai kata ganti benda atau noun.

Untuk setiap jenis atau pembagian complement yang sudah disebutkan di atas tidak perlu dihafal satu persatu. Kamu hanya perlu langsung mempraktikkannya sesering mungkin. Subject complement tentunya akan lebih mudah untuk dikuasai, sehingga kamu tidak akan lagi terpaku kepada teori.

Contoh Penggunaan Subject Complement dengan Linking Verb

Sebelumnya sudah dibahas mengenai teori untuk berbagai jenis subject, maka selanjutnya akan dibahas mengenai contoh untuk setiap jenis dan macamnya. Untuk contoh pertama akan dibahas mengenai contoh-contoh predicate adjective. Contoh pertama seperti misalnya kamu hendak mengatakan dirimu seorang wanita yang cantik.

Baca Juga  Pengertian Noun, Jenis, dan Contohnya

I am a beautiful girl” dan “They are so lazy now because they are already taking a holiday”. Untuk contoh lainnya kamu bisa membuat kalimat seperti “They are my best friend since I was eight years old”. Jika kamu ingin memberikan pujian kepada sahabat kamu, bisa menggunakan kalimat “You are really handsome with your new t-shirt”.

Dalam bentuk pertanyaan juga bisa kamu buatkan pertanyaan seperti “Is your house far away from here?”. Sedangkan dalam bentuk predicate noun kamu bisa membuat contoh kalimat seperti “Ibnu is the best awardee in this scholarship”. Bentuk lainnya seperti “he is the best mother in the world” atau “writing an essay is my hobby”.

Untuk contoh jenis predicate pronoun yang termasuk salah satu subject complement kamu juga bisa menggunakan banyak bentuk kalimat. “This pen is mine” dan juga “this house is your cousin’s house isn’t it?”. Bentuk lainnya untuk kepemilikan juga bisa kamu buat kalimat seperti “never touch this laptop, it is hers”.

Jika kamu ingin memahami materi subject complement yang lebih lengkap kamu bisa membaca Pengertian Subject Complement dan Verb Complement.

Penjelasan Subject Complement Untuk Penggunaan Linking Verb dan Complement

Setelah sebelumnya membahas mengenai contoh dari masing-masing jenisnya, berikut ini akan dijelaskan tentang penggunaannya. Penggunaan subject complement apabila dihubungkan dengan  linking verb dapat kamu lihat pada contoh berikut.

Contoh pertama yaitu “Mr. Anwar was a great father”, ‘was’ merupakan linking verb sedangkan father ialah Subject Complement dan predicate noun.

Untuk contoh dengan penjelasan kedua ada “the man is really handsome”, handsome merupakan predicate adjective yang menerangkan si lelaki atau ‘man’ sebagai complement sedangkan ‘is’ adalah linking verb. Untuk contoh selanjutnya ialah “this pen is yours”, yang mana ‘yours’ itu berperan sebagai predicate pronoun yang menjelaskan “this” untuk complement sedangkan ‘is’ adalah linking verb.

Menambah contoh untuk predicate adjective ada di kalimat “the meatballs taste so bad”, di mana ‘bad’ merupakan predicate adjective yang menerangkan subject ‘the meatballs’. Sedangkan untuk ‘taste’ itu berperan sebagai linking verb yang pasti membutuhkan bentuk kata atau kalimat selanjutnya.

Baca Juga  Perbedaan Holiday dan Vacation dalam Bahasa Inggris

Contoh terakhir, akan diberikan untuk bentuk gerund yang perannya sebagai object untuk contoh kalimat “my favorite hobbies are reading and writing”. Di mana ‘reading’ dan ‘writing’ itu bukanlah verb-ing melainkan gerund atau kata kerja yang berperan sebagai kata benda. Sedangkan untuk ‘are’ menerangkan linking verb.

Lakukan Metode Ini Untuk Lebih Memahami 

Dalam memahami suatu materi dalam Bahasa Inggris, ada banyak cara yang bisa kamu lakukan. Pastikan bahwa kamu menemukan cara yang paling tepat dan sesuai dengan kemampuan diri. Jika tidak, maka proses belajar dan memahami materi yang sudah dipelajari akan sulit sekali.

Belum lagi untuk beberapa kalangan yang memang merasa sangat sulit dengan istilah baru dan membedakannya dengan istilah yang sama. Untuk itu, berikut ini akan diberikan penjelasan dan paparan mengenai metode yang bisa kamu coba aplikasikan agar pemahaman untuk materi subject maupun object complement menjadi lebih mudah.

Untuk metode pertama, pastikan kamu tahu bahwa arti dari subject dalam Bahasa Indonesia ialah subjek dan complement itu artinya pelengkap. Secara harfiah tentu diartikan sebagai subjek pelengkap. Jika sudah memahaminya, kamu lihat satu per satu pembagian jenis dari materi ini. Misalnya seperti materi untuk predicate pronoun, kamu harus tahu makna dari masing-masing kata baik untuk pronoun maupun predicate.

Akan lebih mudah untuk mengetahui jenis lainnya seperti predicate adjective yang pastinya terdapat adjective atau kata sifat di dalam kalimat. Selain itu, biasa merubah contoh yang kamu lihat di artikel manapun ke dalam bentuk kalimat yang sesuai dengan keinginan kamu. Ini juga secara langsung melatih kemampuan kamu mengingat vocab dan membedakan jenis complement yang ada, termasuk subject complement.

Jika metode pertama berusaha melihat subject complement secara menyeluruh, maka dalam metode kedua kamu musti lebih mengerucutkan pembelajaran. Caranya adalah dengan membuat list vocab yang berhubungan dengan materi. Setelah itu langsung terapkan dalam kalimat.

Merubah contoh dari kalimat yang kamu temui juga bisa menjadi tantangan tersendiri. Kamu akan semakin kreatif menggunakan kalimat dan tentu saja akan meningkatkan kemampuan berbahasa.